Tampilkan postingan dengan label tugas 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas 3. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Januari 2015

S1-Kesmas-stikba-2014-RIZKA-AMALIA : Tugas 3 Serba Serbi Kesehatan lingkungan di STIKES BANTEN



Serba Serbi Kesehatan lingkungan di STIKES BANTEN


Assalamu’alaikum wr. Wb
Salam sejahtera untuk kita semua, semoga selalu di berikan rahmat yang luar biasa dari Tuhan YME..
Apa kabar hari ini..? semoga selalu di berikan kesehatan yaaa... rizka mau berbagi cerita nih buat yang nyempetin baca blog ini.
Di sini terdapat beberapa pendapat tentang pengertian Kesehatan Lingkungan sebagai berikut :
  • Pengertian Kesehatan Lingkungan Menurut World Health Organisation (WHO) pengertian Kesehatan Lingkungan : Those aspects of human health and disease that are determined by factors in the environment. It also refers to the theory and practice of assessing and controlling factors in the environment that can potentially affect health. Atau bila disimpulkan “Suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.”
  • Menurut HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) “Suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia.”
  • Jika disimpulkan Pengertian Kesehatan Lingkungan adalah “ Upaya perlindungan, pengelolaan, dan modifikasi lingkungan yang diarahkan menuju keseimbangan ekologi pada tingkat kesejahteraan manusia yang semakin meningkat.” Sumber : http://www.indonesian-publichealth.com/2014/08/pengertian-kesehatan-lingkungan.html
Para pecinta kesehatan.. pasti anda semua tau dong bagaimana pentingnya udara untuk kehidupan kita? Coba anda bayangkan bila tak ada udara. Apa yang akan anda rasakan? Sekak? Dan paru-paru anda pun akan rusak. Yap benar sekali.. udara memang tak bisa di lihat, namun bisa di rasakan kehadirannya. Apakah udara yang kita hirup itu bersih?? Hmm, belum tentu. Udara yang kita anggap sehat dan bersih pun masih mengandung unsur- unsur yg kotor di dalamnya. Apakah anda tau apa itu polusi udara? Polusi udara adalah suatu kondisi dimana udara tercemari oleh bahan kimia, zat/partikel dan bahan biologis lain yang bisa membahayakan kesehatan dan makhluk hidup serta organisme lainnya. Polusi udara bisa mengakibatkan rusaknya lapisan atmosfer dan tercemarinya oksigen yang dibutuhkan oleh manusia.
Dampak Polusi Udara
Apa yang ditimbulkan jika polusi udara terjadi terus menerus dan dihisap tubuh? Dampak polusi udara bisa sangat merugikan diantaranya:
  • Terjadinya gangguan pernafasan seperti radang paru-paru
  • Mengganggu kesehatan kulit sehingga kulit nampak kusam, elastisitas merosot, penuaan dini, timbul flek hitam, mengalami keriput, yang lebih parah adalah resiko penyakit kanker kulit
  • Bagi penderita asma juga bisa meningkatkan kambuhnya penyakit asmanya
  • Timbul batuk-batuk dan sesak nafas
  • Polusi udara karena asap kebakaran hutan bisa mengganggu pandangan dan bisa terjadi iritasi pada mata
  • Mudah mengalami stress dan mudah marah
Selain dapak yang sudah tertera di atas, ada dapmak-dampak yang sebih spesifik lain yang timbul. Berikut adalah dampak-dampak dari polusi/pencemaran udara:
  1. Dampak kesehatan
Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISNA (infeksi saluran napas atas), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Beberapa zat pencemar dikategorikan sebagai toksik dan karsinogenik. Diperkirakan dampak pencemaran udara di Jakarta yang berkaitan dengan kematian prematur, perawatan rumah sakit, berkurangnya hari kerja efektif, dan ISNA pada tahun 1998 senilai dengan 1,8 trilyun rupiah dan akan meningkat menjadi 4,3 trilyun rupiah pada tahun 2015.[butuh rujukan]
  1. Dampak terhadap tanaman
Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, dan bintik hitam. Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis.
  1. Hujan asam
pH biasa air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer. Pencemar udara seperti SO2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan. Dampak dari hujan asam ini antara lain:
  • Mempengaruhi kualitas air permukaan
  • Merusak tanaman
  • Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga memengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan
  • Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan
  1. Efek rumah kaca
Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global. Dampak dari pemanasan global adalah:
  • Peningkatan suhu rata-rata bumi
  • Pencairan es di kutub
  • Perubahan iklim regional dan global
  • Perubahan siklus hidup flora dan fauna
  1. Kerusakan lapisan ozon
Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari pembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon. Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pencemaran_udara
Terkadang manusia sendiri banyak yang tidak peduli dengan udara di sekitarnya. Mereka hanya melewatinya begitu saja. Tanpa mereka sadari udarayang mereka hirup malah akan membawa admpak negatif bagi kesehatan mereka. maka dari itu kita harus menjaga kebersihan udara di lingkungan sekitar kita. Bagaimna caranya? Udara kan tidak terlihat?..  caranya adalah dengan menghentikan sebisa mungkin perbuatan-perbuatan kita yang bisa mengakibatkan tercemarnya udara di lingkungan kita masing-masing. Idealis ? seperti dengan membersihkan halaman setiap hari, kurangi pembakaran sampah, hentikan penebangan liar atau pembakaran hutan, gunakan angkutan umum dan kurangi merokok.
Sebelumnya rizka sudah bercerita tentang lingkungan sekitarku. Nah, sekarang rizka mau berbagi cerita tentang serba serbi kesehatan lingkungan di STIKES BANTEN. Nama saya Rizka Amalia, saat ini saya kuliah di STIKES BANTEN yang bertempatan di rawa buntu – BSD city. Saya sudah berada di tingkat smester 3 dan saat ini sedang menyelesaikan UAS dan naik ke tingkat smester 4. Saya menekuni bidang D3 Sekretaris Medik yang in shaa allah akan melanjutkan S1 nya di bidang Kesehatan Masyarakat.
STIKES Banten sudah berdiri sejak tahun 2003. Program yang digelarnya antara lain : S1 Keperawatan , S1 Kesehatan Masyarakat, D3 Manajemen Rumah Sakit, dan D3 Kebidanan. Gedung kampus STIKES Banten yang sekarang terlihat masih baru dan bagus. STIKES BANTEN memiliki 1 gedung dan 5 lantai. Citra satelit Google versi Desember 2010 pun belum merekamnya. Meski begitu, sebagaimana terlihat di foto dan Citra satelit yang ada, kampus ini bisa teridentifikasi dari BTS yang berada di sampingnya. Gedung ini juga menjadi sekolah bagi SMK Kesehatan RI. Kata RI merupakan singkatan dari Riksa Indrya. SMK RI hanya memiliki program keperawatan.
Lingkungan di sekitar STIKES BANTEN terbilang cukup baik, tersedia tempat sampah di setiap sudut, lahan parkir yang cukup luas untuk para mahasiswa di tambah lagi, sekarang ada lahan parkir baru tempat nya di samping gedung kampus. Dan sekarang ini sedang di bangun gedung baru di depan lahan parkir yang baru juga. Gedung itu saya dengar untuk para siswa/i SMK RI (Riksa Indrya). Halaman di sekitar STIKES BANTEN pun bersih. Namun ketika hujan halaman di depan kampus dan kantin sering terjadi genangan air, namun tidak dalam, danya semata kaki saja. Kantin di STIKES BANTEN pun kecil dan kurang bersih (kurang bersih bukan berarti tidak bersih), namus demikian kantin itu cukup nyaman saat istirahat makan siang. Namun yang perlu di tambahkan dari kantin tersebur adalah bangku dan mejanya (tempat kta duduk untuk makan). Di luar gedung STIKES BANTEN pun ada yang berjualan.
STIKES BANTEN sendiri berada tepat di pinggir di jalan raya, samping satasiun kereta api Rawa Buntu dan dekat dengan TOL BSD, di kawasan tesebut udara sangat tidak sehat, yaa tau sendiri lah bila cuaca panas pasti banyak sekali asap dari kendaraan bermotor dan bermobil. Belum lagi debu-debu yang berterbangan hingga menimbulkan polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan. Berikut adalah serba serbi Kesehatan Lingkungan di STIKES BANTEN, antara lain yaitu:
    1. Gedung
Gedung STIKES BANTEN memiliki 1 gedung dan 5 lantai. Bagunan nya pun bagus, kokoh dan terlihat rapih. Memiliki fentilasi udara yang cukup dan pencahayaan yang baik. Namun gedung ini memiliki 2 fungsi. Yaitu sebagai kampus STIKES BANTEN dan sebagai sekolah SMK. Tapi sekarang telah di bangun gedung baru untuk SMK RI di sampin gedung utama dan di peannya lahan parkir yang baru saja di buat.
    1. Ruang perkuliahan (kelas)
Ruang perkuliahan merupakan ruang yang di gunakan para mahasiswa/i di STIKES BANTEN untuk menjalani aktivitas perkuliahan, di dalam ruangan tersedia fasilitas yang cukup memadai, seperti monitor dan perangkat-perangkat lainnya, AC, papan tulis, dll. Di dalam ruangan tersedia tempat sampah. Tidak hanya di dalam ruangan saja yang tersedia tempat sampah, namun di depan/luar ruangan pun tersedia tempat sampah. Lantai di dalam ruangan sangat bersih. Namun terkadang para mahsiswa/i suka membuang sampah sembarangan sehingga ruangan menjadi kotor dan tidak nyaman. Namun ta usah khawatir, pada jam istirahat para OB selalu membersihkan ruangan kelas kami.
    1. Ruang dosen, ruang rapat dan ruang administrasi
Ketiga ruangan tersebut keadaanya sama seperti ruang perkuliahan, namun berbeda fungsi, ruangan tersebut di pakai untuk para dosen dan selalu bersih dan nyaman. Tidak ada sampah sedikitpun dalam ketiga ruangan tersebut.
    1. Lab. komputer dan perpustakaan
Di lab komputer terdapat + 30 an komputer, namun beberapa komputer ada yang tidak berfungsi. Keadaan di dalam lab. Komputer pun sangat nyaman. Karena keadaan lab. Sangat bersih dan memiliki AC. Di perpustakaan pun sama, buku-buku tertata sangat raph sehingga memudahkan para mahasiswa/i mencari buku yang di perlukannya. Tempat duduk di perpuspun sangat rapih dengan berhadap-hadapan. Lantainya bersih dan memiliki pencahayaan yang sangat baik.
    1. Lantai 2 (dua)
Di lantai 2 terdapat tempat duduk + mejanya untuk para mahasiswa/i STIKES BANTEN berdiskusi atau sekedar duduk dan mengerjakan tugas perkuliahan,di setiap sudutnya memiliki tempat sampah, dan lantainyapun bersih tak ada sampah sedikit pun.
    1. Kamar mandi
Kamar mandi di STIKES BANTEN terbilang bersih dan wangi (terkadang suka bau). Para OB selalu membersihkan kamar mandi agar para penggunanya merasa nyaman. Kondisi airnya pun bagus dan bersih. Kamar mandi ada di stiap lantai, dari lantai 1 sampai lantai 5.
    1. Kantin dan lahan parkir
Kantin di STIKES BANTEN belum memenuhi syarat. Kantinnya kecil dan bangku nya pun sangat minim. Kebersihannya pun belum bisa di katakan bersih. Namun cukup nyaman. Lahan parkirnya hanya ada 1 lahan yaitu di depan kantin. Lahan parkir di gunakan pada pimpinan, dosen mata ajar dan para penduduk STIKES BANTEN dan SMK RI. Namun sekarang telah di buat lahan parkir baru yang cukup luas di samping gedung kampus. Sehingga kondisi parkir terlihat begitu rapih dan nyaman.
Sekian cerita serba serbi dari saya, kurang lebih nya mohon maaf. Dan saya mengharapkan kritik dan saran dari anda para pencinta kesehatan. Wassalamu’alaikum Wr. Wb ^_^

Selasa, 30 Desember 2014

S1-Kesmas-2014-IinMarlina=Tugas 3 Serba Serbi



Nama : iin marlina
Kesehatan masyarakat

            Perkenalkan nama saya iin marlina lahir di tangerang pada tanggal 04-06-1995,untuk postingan ini saya ingin bercerita serba serbi kampus dari awal masuk kuliah sampai sekarang.
 Sekolah Tinggi Kesehatan Banten (STIKES BANTEN) tapi lokasi berada jauh dari yang namanya Banten, meski masih masuk juga ke provinsi Banten. Stikes ini berada di dekat BSD City, tepatnya di Jalan Rawa Buntu, atau Jalan Buaran, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Provinsi Banten. Lebih tepatnya lagi di samping stasiun kereta api Rawa Buntu, dekat dengan jalan Tol BSD Serpong.
            STIKES Banten sudah berdiri sejak tahun 2003. Program yang digelarnya: S1 Keperawatan , S1 Kesehatan Masyarakat, D3 Manajemen Rumah Sakit, dan D3 Kebidanan.Gedung kampus STIKES Banten yang sekarang terlihat masih baru. Citra satelit Google versi Desember 2010 pun belum merekamnya. Meski begitu, sebagaimana terlihat di foto dan Citra satelit yang ada, kampus ini bisa teridentifikasi dari BTS yang berada di sampingnya.Gedung ini juga menjadi kampus bagi SMK Kesehatan RI. Kata RI merupakan singkatan dari Riksa Indrya.
Ketika saya mendaftarkan diri ke kampus ini , merasa penasaran dengan ajar mengajar di  ini STIKES BANTEN saya merasa bangga akan tetapi takut juga ketika menghadapi yang namanya OSPEK (orientasi ) setelah saya jalani ternyata ospek di kampus ini benar-benar cape dan asyik sih ketika menjalankan ospek 3 hari lamanya,ketika masuk kelas saya bingung karna belum ada satupun teman yang saya kenal.
Nah ketika masuk awal kuliah perdana saya mikir kalau kuliah itu bakalan terlantar sama dosennya,tapi ternyata ? tidak separah itu loh,si dosen masih sedikit perhatian ke mahasiswa dan mahasiswinya ,malahan kita merasa kalo kita itu masih terasa kaya sekolah menengah  atas( SMA). Cuma yang saya kaget itu masalah tugas,wah bener- bener deh tugasnya itu emang jauh berbeda dengan tugas SMA,
            Ketika saya sudah semester 2 saya mengikuti organisasi yang ada di kampus yaitu SENAT, ketika menjadi anggota saya penasaran dengan eskul ,fasilitas dan kesehatan lingkungan disini. Pertama saya menanyakan kesehatan lingkungan ini dengan staf yang ada dikampus ini. Kebersihan disini sudah lumayan bersih dan rapih,karena dikampus ini banyak OB yang membersihkannya, mereka membersihkannya ketika pagi-pagi sebelum mahasiswa/i ,dosen dateng,dan ketika perkuliahan selesai. Dan kebersihan disini juga sudah di bagi-bagi dari bagian toilet, tangga, kelas, laboratorium, ruang dosen, mushola juga. Menurut staf yang saya wawancarai kebersihan yang kurang bagus itu di toilet,maupun toilet wanita ataupun pria sama saja kotor,dan bau.yah diwajarin lah karna kampus ini kan bukan hanya mahasiswa/i stikba doang  akan tetapi siswa/i riksya indriya, dan jendela-jendela kampus itu jarang di bersihin,jadi kampus itu terlihat kotor jika dilihat dari luar, karna debu- debu sangat banyak. dan dulu juga madam pernah menegor OB karna jendela-jendela terlihat kotor, dan menurut beliau yang kurang bagus itu kebersihan mushola,iyah mungkin karna musholanya sempit tetapi banyak mahasiswa/i dan siswa/i yang menunaikan ibadah di mushola, dari tempat wudhu juga terlihat becek dan mukena juga berantakan, jika kebersihan air di kampus ini sudah di bilang bagus, dan ruang kelas,laboratorium juga sudah bagus,tetapi lapangan kampus kurang baik karena ketika hujan itu sering banjir. Jika tangga dan lift sudah bagus karna setiap sore di bersihkan oleh OB sesudah jam perkuliahan selesai,jika laboratorium di lantai 4 itu sudah bersih,akan tetapi banyak alat- alat medis yang sudah tidak terpakai masih di simpan, dan jika kesehatan lingkungan di samping kampus sangat kotor, berantakan, dan bau,karena sampah-sampah terlalu banyak dan pohon-pohon yang sudah di tebang tidak di urusi sehingga pohon yang masih tumbuh dengan subur itu daun-daunnya berterbangan ke dalam kampus sehingga membuat lapangan kampus menjadi kotor, warga sekitar pun tidak ada yang mengerjakan kerja bakti.
            Kebersihan di kantin juga masih terlihat kurang rapih dan bersih, karena fasilitas kantin belum bagus,dari bangku ,meja juga jika kantin di luar kampus juga sama seperti itu belum bisa di bilang steril makanannya,tempatnya juga begitu. Jika kebersihan di sekitar kampus belum bisa di bilang bagus karena masih banyak sampah organic dan non organik,samping kampus masih belum bisa teratasi masalah kebersihannya karna warga sekitar tidak ada yang peduli.
Kesehatan lingkungan menurut HAKLI (himpunan kesehatan lingkungan Indonesia) suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis ,antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia. Jika sumber air bersih di sungai rata-rata 40000 kilometer kubik air segar diperoleh dari sungai- sungai di dunia.ketersedian ini sepadan dengan lebih dari 7.000 meter kubik untuk setiap orang ,sepintas terlihat cukup untuk menjamin persediaan yang cukup bagi setiap penduduk,tetapi kenyataan air tersebut sering kali di tempat- tempat yang tidak tepat. Jika sumber- sumber air bersih biasanya terganggu akibat penggunaan dan penyalahgunaan sumber air itu seperti : pertanian,industry eksploitas sumber- sumber air secara masal oleh rumah tangga. Dan jika tidak ada air bersih juga bisa mengakibatkan : penyakit diare, dan cacingan.
            Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian barang rusak atau bercacat dalam pembuatan munafaktur atau materi berlebihan atau ditolak atau di buang.sampah bisa di bilang juga sisa suatu usaha atau kegiatan yang berwujud padat,baik berupa zat organic maupun non organic yang bersifat dapat terurai maupun tidak terurai dan dianggap sudah tidak berguna lagi sehingga di buang ke lingkungan.
Jika Limbah ?“Yaitu sisa suatu usaha dan atau kegiatan ,
Pengelolaan Sampah Rumah Sakit sebaiknya memperhatikan hal-hal :
    1. Sampah dari setiap unit pelayanan fungsional dalam rumah sakit dikumpulkan oleh tenaga perawat khususnya yang menyangkut pemilihan sampah medis dan non-medis, sedangkan ruangan lain bisa dilakukan oleh tenaga kebersihan.
    2. Proses pengangkutan sampah dilakukan oleh tenaga sanitasi dengan kualifikasi SMP ditambah latihan khusus.
    3. Pengawas pengelolaan sampah rumah sakit dilakukan oleh tenaga sanitasi dengan kualifikasi D1 ditambah latihan khusus.
Limbah terbagi 3 yaitu :
1. Limbah padat: semua limbah rumah sakit yg berbentuk padat sebagai akibat kegiatan rumah sakit yg terdiri dari limbah medis padat dan non-medis.
a. Limbah medis padat à limbah padat yang terdiri dari limbah infeksius, limbah patologi, limbah benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksis, limbah kimiawi, limbah radioaktif, limbah kontainer bertekanan, dan limbah dengan kandungan logam berat yang tinggi.
b. Limbah padat non-medis àlimbah padat yg dihasilkan dari kegiatan di rumah sakit di luar medis yg berasal dari dapur, perkantoran, taman, dan halaman yg dapat dimanfaatkan kembali apabila ada teknologinya.
2. Limbah cair à semua air buangan termasuk tinja yg b’asal dari kegiatan rumah sakit yg kemungkinan mengandung mikroorganisme, bahan kimia beracun dan radioaktif yg berbahaya bagi kesehatan.
3.Limbah gas àsemua limbah yg berbentuk gas yg berasal dari kegiatan pembakaran di rumah sakit seperti insinerator, dapur, perlengkapan generator, anastesi, dan pembuat obat citotoksik.
Kepmenkes 1204/Menkes/SK/X/2004 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.
A.Penampungan Sampah
a. Untuk memudahkan pengelolaan sampah rumah sakit maka terlebih dahulu limbah atau sampahnya dipilah-pilah untuk dipisahkan.
b. Pewadahan atau penampungan sampah harus memenuhi persyaratan dengan penggunaan jenis wadah sesuai kategori disamping
B.Persyaratan Tempat Penampungan Sampah (Depkes RI, 2002) :
1. bahan tidak mudah karat
     2. kedap air, terutama untuk menampung sampah basah
     3. bertutup rapat
     4. mudah dibersihkan
     5. mudah dikosongkan atau diangkut
     6. tidak menimbulkan bising
     7. tahan terhadap benda tajam dan runcing