Tampilkan postingan dengan label isi dengan tugas 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label isi dengan tugas 1. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Januari 2015

D3-Sekmed-2014-Dina Rahmawati:Tugas1 Lingkungan Sekitarku

NAMA : DINA RAHMAWATI
NIM      : 130310001       
PRODI : D3 SEKERTARIS MEDIK
tugas      : 1
Assalamualaikum WR.WB

  Lingkungan sekitarku

Manusia adalah mahkluk yang paling banyak memanfaatkan hasil alam karena itu pula kita wajib menjaga kelestarian alam dengan berbagai cara mulai dari hal hal kecil seperti, membuang sampah pada tempatnya,meminimalisai sampah, memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam, memanfaatkan energi yang ramah lingkungan. Dengan begitu bumi sebagai tempat tinggal kita akan lebih baik dan memberikan kembali manfaatnya bagi kita makhluk hidup. Dengan bercocok tanam kita sudah membuat penghijauan manfaat penghijauan sangat banyak baik untuk tumbuhan yang besar dan tumbuhan yang kecil. Manfaat penghijauan tidak hanya bermanfaat untuk manusia tetapi juga untuk mahkluk hidup lainya dan keseimbangan berbagai sistem bumi, manusia di muka bumi selalu membutuhkan makan,minum ,pakaian dan juga tempat tinggal. Maka dari itu manusia sangat membutuhkan dan memanfaatkan dari lingkungan. Contoh dari manfaat lingkunga bagi manusia yaitu, udara untuk bernafas dan bertahan hidup tanpa udara manusia tidak dapat bertahan hidup, air untuk (minum,mandi,pengairan), tumbuhan dan hewan(untuk kebutuhan menambah protein makanan serta tumbuhan untuk sumber tenaga), lahan tempat untuk mendirikan berbagai sarana dan prasarana dalam mendukung kehidupan bagi manusia misal tempat tinggal,gedung-gedung dan pertokoan. Apa yang di maksud dengan lingkungan hidup adalah semua benda, daya, dan kondisinyang terdapat dalam suatu tempat  atau ruang yang dapat mempengaruhi hidup manusia dan mahkluk hidup. Berikut ini adalah contoh dari masalah lingkungan yang muncul sebagai akibat dari interaksi antara manusia dan lingkungan, yaitu : maslah lingkungan yang terutama disebabkan oleh perkembangan ilmu dan oleh karenanya harus di selesaikan dengan ilmu pula. Masalah lingkungan yang disebabkan oleh tekhnologi yang berkembang cepat. Masalah lingkungan yang disebabkan karena tindakan ekonomis manusia, misalkan kasus pencemaran lingkungan, manusia yang karena pertimbangan biaya tidak mau melakukan usaha pengelolaan sampah dengan baik tentunya akan menanggung biaya pencemaran limbah sampah.
Perubahan yang terjadi pada lingkungan hidup manusia menyebabkan adanya gangguan terhadap keseimbangan karena berkurangnya fungsi dari sebagian komponen lingkungan. Dengan campur tangan manusia dan faktor alami yang terjadi dapat menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan. Dampak dari perubahannya belum tentu sama, tetapi manusia  yang memiliki kemampuan berfikir dan penalaran yang tinggi, memiliki budaya, pranata sosial dan pengetahuan serta teknologi yang makin berkembang, maka manusia dimampukan untuk dapat menghadapi serta mengatasinya. Perubahan lingkungan terhadap kehidupan manusia akan membawa dampak bagi kehidupan manusia baik secara positif ataupun negatif. Perubahan lingkungan berdampak positif berarti baik dan menguntungkan bagi kehidupan manusia maupun lingkungan tersebut, serta berdampak negatif berarti tidak baik dan tidak menguntungkan karena dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya maupun merugikan manusia. Contoh dampak perubahan lingkungan yang positif: penebangan pohon untuk dimanfaatkan kayunya dengan menanam kembali pohon untuk mengganti yang telah ditebang; penerapan panca usaha tani untuk meningkatkan produktivitas; serta  penanaman kembali pohon karena kebakaran untuk daerah resapan air dan mencegah erosi. Contoh dampak negatif perubahan lingkungan: lahan menjadi gersang dan gundul karena bencana gunung meletus atau penebangan hutan secara liar; terjadinya erosi karena penggundulan hutan; terjadi banjir di daerah pemukiman karena tidak ada saluran air dan daerah resapan air yang dipengaruhi oleh pembangunan gedung baik perumahan, kantor, dan toko; berkurangnya ekosistem yang hidup di air karena terjadi pencemaran di air; serta penggunaan pupuk buatan dan pestisida secara terus-menerus yang mengakibatkan pencemaran dan lama-kelamaan dapat mengurangi kesuburan tanah.
Kerusakan lingkungan hidup di Indonesia semakin hari kian parah. Kondisi tersebut secara langsung telah mengancam kehidupan manusia. Tingkat kerusakan alam pun meningkatkan risiko bencana alam. Penyebab terjadinya kerusakan alam dapat disebabkan oleh dua faktor yaitu akibat peristiwa alam dan akibat ulah manusia.
Kerusakan lingkungan hidup dapat diartikan sebagai proses deteriorasi atau penurunan mutu (kemunduran) lingkungan. Deteriorasi lingkungan ini ditandai dengan hilangnya sumber daya tanah, air, udara, punahnya flora dan fauna liar, dan kerusakan ekosistem.
Penyebab kerusakan lingkungan hidup secara umum bisa dikategorikan dalam dua faktor yaitu akibat peristiwa alam dan akibat ulah manusia.
Letusan gunung berapi, banjir, abrasi, tanah longsor, angin puting beliung, gempa bumi, dan tsunami merupakan beberapa contoh bencana alam. Bencana-bencana tersebut menjadi penyebab rusaknya lingkungan hidup akibat peristiwa alam. Meskipun jika ditelaah lebih lanjut, bencana seperti banjir, abrasi, kebakaran hutan, dan tanah longsor bisa saja terjadi karena adanya campur tangan manusia juga.
Penyebab kerusakan lingkungan yang kedua adalah akibat ulah manusia. Kerusakan yang disebabkan oleh manusia ini justru lebih besar dibanding kerusakan akibat bencana alam. Ini mengingat kerusakan yang dilakukan bisa terjadi secara terus menerus dan cenderung meningkat. Kerusakan ini umumnya disebabkan oleh aktifitas manusia yang tidak ramah lingkungan seperti perusakan hutan dan alih fungsi hutan, pertambangan, pencemaran udara, air, dan tanah dan lain sebagainya.

Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita yang mendukung hidup manusia, baik berupa benda – benda hidup maupun  tak hidup, termasuk manusia dengan segala perilakunya.
Factor – factor yang mempengaruhi lingkungan hidup antara lain sebagai berikut :
a.      Jenis dan jumlah masing – masing unsure lingkungan hidup. Akan terlihat perbedaan lingkungan hidup pada daerah bukit tandus dengan daerah yang tertutup rimbun oleh tumbuhan.
b.      Hubungan atau interaksi antar unsure dalam lingkungan hidup , interaksi di sini tidak hanya menyangkut komponen biofisik saja melainkan menyangkut pula hubungan sosial karena unsur- unsur lingkungan hidup memiliki sifat dinamis.
c.       Kelakuan atau kondisi unsur lingkungan hidup. Misalnya di dalam ruangan tertutup orang merokok, tentu akan menyebabkan ruangan menjadi gelap dan pengap.
Adapun kerusakan lingkungan hidup akibat kegiatan manusia , antara lain sebagai berikut :
a.      Kerusakan hutan
Pengalihan fungsi hutan menjadi lahan pertanian, pemukiman atau kegiatan pertambangan.
b.      Pencemaran lingkungan
Masuknya limbah hasil kegiatan manusia ke dalam suatu wilayah tertentu sehingga kualitas lingkungan wilayah tersebut menjadi berubah dan tidak sesuai dengan peruntukannya.

c.       Pencemaran akibat limbah padat
Limbah padat merupakan zat padat yang timbul dari kegitan manusia yang di buang karena tidak di gunakan.
d.      Pencemaran air
Pencemaran air merupakan suatu konsentrasi pencemaran tertentu di dalam air pada waktu cukup lama sehingga dapat menimbulkan pengaruh tertentu.
e.      Pencemaran udara
Di akibatkan oleh pembungan emisi  atau bahan pencemar yang di akibatkan oleh proses produksi, seperti buangan pabrik, kendaraan bermotor dan rumah tangga.

            Upaya pelestarian lingkungan hidup
                        Segala bentuk kegiatan pembangunan bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan manusia. Selain berdampak positif juga sering menimbulkan dampak negative bagi lingkungan hidup.
Upaya pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya bahwa pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang berkaitan  dengan pengelolaan lingkungan hidup dalam undang – undang nomer 23 tahun 1997.

Adapun beberapa upaya pelestarian lingkungan hidup pada daerah darat atau perkotaan antara lain :
1.    Reboisasi, yaitu berupa penanaman kembali tanaman terutama pada daerah-daerah perbukitan yang telah gundul.
 2.    Rehabilitasi lahan, yaitu pengembalian tingkat kesuburan tanah-tanah yang kritis dan tidak produktif.
 3.    Pengaturan tata guna lahan serta pola tata ruang wilayah sesuai dengan karakteristik dan peruntukan lahan.
 4.    Menjaga daerah resapan air (catchment area) diupayakan senantiasa hijau dengan cara ditanami oleh berbagai jenis tanaman keras sehingga dapat menyerap air dengan kuantitas yang banyak yang pada akhirnya dapat mencegah banjir, serta menjadi persediaan air tanah.
 5.    Pembuatan sengkedan (terasering) atau lorak mati bagi daerahdaerah pertanian yang memiliki kemiringan lahan curam yang rentan terhadap erosi.
 6.    Rotasi tanaman baik secara tumpangsari maupun tumpang gilir, agar unsur-unsur hara dan kandungan organik tanah tidak selamanya dikonsumsi oleh satu jenis tanaman.
 7.    Penanaman dan pemeliharaan hutan kota. Hal ini dimaksudkan supaya kota tidak terlalu panas dan terkesan lebih indah. Mengingat pentingnya hutan di daerah perkotaan, hutan kota sering dinamakan paru-paru kota.  

             Pelestarian lingkungan hidup merupakan rangkaian upaya melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan dampak negative yang di timbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup yang lain.
Dalam undang- undang nomer 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup di sebutkan bahwa pelestarian fungsi lingkungan hidup merupakan rangkaian upaya untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Maka di lakukan upaya terpadu dalam pengelolaan lingkungan hidup yang meliputi kebijakan penataan, pemanfaatan, pengembangan , pemeliharaan, pengawasan dan pengendalian.
Bumi menyediakan sumber daya alam yang terbatas beberapa jenis sumber daya alam tidak dapat di perbaharui, keadaan ini memicu eksploitasi sumber daya alam makin meningkat. Degradasi atau penurunan kualitas lingkungan hidup merugikan kehidupan manusia. Lingkungan hidup di sebabkan oleh dua factor utama yaitu, alam dan manusia.


Saya Dina Rahmawati akan sedikit banyak mencerikatan tentang kesehatan lingkungan yang ada dirumah dan disekitar lingkungan rumah saya yang bertempat di daerah bukit dago parung. Saya tinggal dirumah yang tidak kecil dan tidak terlalu besar namun cukup untunk di tinggali 4  anggota keluarga yaitu kakak saya dengan suami dan anaknya lalu saya sendiri. Rumah saya sangat nyaman namun kurang menerapkan K3 contoh kakak saya yang sedang memasak di dapur tidak adanya penyedot uap asap bekas masakan dan itu membuat bau yang menyengat seluruh ruangan rumah. Rumah saya dapat di katakan bersih dan nyaman karena cukup banyak memiliki ventilasi udara untur bersikulasi pergantian udara yang kotor dengan udara yang bersih, dan di setiap ventilasi udara di pasang saringan agar nyamuk tidak mudah masuk kedalam rumah, rumah saya bersih dan rapih di karenakan di dalam keluarga dibuat peraturan dan pembagian tugas bersih-bersih dan saya mendapat tugas untuk menyapu setiap pagi dan sore. Dirumah saya juga terdapa tumbuhan dan tamanan yang subur sehingga cukup asri dan adem untuk di tempati. Masyarakat di dalam lingkunga rumah saya pun sangat pro dan bersosialisasi akan kebersihan lingkungan.  Di setiap lingkunga rumah saya suka berganti ketua kepala warga atau RT setiap RT berbeda-beda mempunyai tata cara atau sistem untuk mengatur warga dalam menjalani kebersihan lingkungan sekitarnya. Lingkungan komplek cukup aman terjaga karena stiap komplek terdapat security yg berjaga 24 jam. Mereka juga berkeliling setiap malam untuk mengontrol.
Adapun satu masalah di didalam komplek saya yaitu waktu pengangkutan sampah yang cukup terbilang lama bisa sudah 4 hari sampah sudah menumpuk baru di angkut terkadang sampah sudah membusuk dan berbau, sehingga warga komplen dengan keadaan tersebut,itu dikarenakan kurangnya tenaga kerja pengangkuit sampah  namun sekarang sudah mulai berkurang karena tenaga kerja pengangkut sampah. Bisa juga masalah gaji menjadi permasalah pengangkut sampah karena gaji yang kecil sehingga mereka bekerja malas.
Adapun cara mengatasinya RT setempat untuk segera menambah tenaga kerja pengangkut sampah, dan pengangkut sampah harus aktif membawa sampah dan membuangnya ke TPA(tempat pembuangan akhir) secara rutin sehingga tidak ada sampah yang menumpuk dan menyebabkan bau. Dan untuk masalah gaji setiap warga menambah iuran untuk sampah sehingga pekerja bekerja sesuai dengan upah yang dia terima.
Di lingkungan rumah saya setiap 2x dalam sebulan di adakan kerja bakti antar warga, di mulai setiap hari minggu setiap warga di wajibkan untuk berpatisipasi dalam kerja bakti di lingkunga karena untuk kebaikan diri sendiri dan orang banyak kerana dengan lingkunga yang bersih maka kita dapat hidup dengan aman nyaman dan tentram di dalam satu lingkungan yang bersih. Setiap warga di wajibkan mengeluarkan segala pekakas alat untuk kerja bakti, setelah semua warga berkumpul di mulai dari membersihkan dalam rumah ,mengeluarkan sampah-sampah, membersihkan rumput, membersihkan selokan rumah dan menyapu setiap jalanan di sekitar komplek. Setelah semua sampah dikumpulkan ditumpuk jadi satu di buang ketempat pembuangan akhir karena kalau dibakar akan menyebabkan polusi udara. Setelah warga bekerja bakti warga berkumpul untuk menyantap hidangan yang di maska oleh para ibu-ibu sosialisasi antar warga sangat erat dan warga pun juga sangat aktif dalam kegiatan di RT seperti bakti sosisal, ibu-ibu pkk, posyandu, pengajian, dan masih banyak kegiatan yang di lakukan para ibu-ibu di lingkunga sekitar tempat saya tinggal, saya pun mengikuti kegiata anak-anak muda dsini seperti Karang Taruna yang suka membuat acara-acara seoerti 17 agustus-an maulid nabi dan lain-lain.
Selanjutnya saya akan menceritakan dari masa saya balita sampai sekarang.
Periode balita
Waktu balita saya belum bisa mengenal lingkungan jadi yang saya tau saya Dina Rahmawati di lahirkan di rumah sakit jakarta pada hari senin 12 april 1993 dengan berat badan 2,9 kg  saya lahir dari keluarga yang sederhana namun sanagt bahagia dan rukun. Ayah saya seorang pegawai BUMN bekerja di TELKOM INDONESIA dan ibu saya hanya ibu rumah tangga. Saya memiliki satu orang kakak dan satu orang adik semua perempuan selisih umur dengan kakak 4 tahun namun beda tipis dengan selisih umur adik yang hanya berjarak satu tahun. Mereka bernama rinanti fadjri dan ratna nur amalia. Dalam masa balita ini masa dimana saya baru mulai mengenal lingkungan sekitar yang di ajarkan oleh kedua orang tua saya.

Periode TK 

Ketika saya TK saya mulai beranjak sekolah di umur 5 tahun, dan TK saya berjarak sangat dengan rumah saya karena berada di gang belakang rumah saya, karena masih kecil mencari sekolah yang masih dapat dijangkauan dari rumah. Walaupun tk dekat dengan rumah ibu saya masih mengantarkan ke tk saat pergi belajar padahal saya ini anaknya pemberani namun pemalu jadi lebih suka diam. Saya kurang berkomunikasi dengan teman sekelas atau lingkungan saya karena saya lebih banyak diam. Tapi walaupun diam saya suka mendapat hasil dan pujian yang bagus dari guru di tk saya dengan melihat hasil dan perkembangan saya yang baik saya naik ke tk B dan saya mulai belajar kebersihan, mewarnai dan menari. Saya sangat suka menari dan di tk saya mengikuti lomba menari dan lomba busana, si tk B saya pernah mendapat piala karena menang lomba mewarnai dan saya mendapatkan posisi juara ke dua, pada saat di tk saya itu ruang kelas yang kecil dan sempit membuat kurang nyaman, tp saya tetap belajar dengan baik hingga saya masuk SD.
Periode SD

Dan pada umur 6  tahun saya mulai memasuki lingkungan SD ,saya mulai belajar berhitung,membaca dan menulis,saya bersekolah di SD serua 6 sekolah saya sangat luas beda dengan tk yang kecil di setiap ruangan kelas saya juga terdapat banyak ventilasi udara dan bangku yang cukup banyak dengan kapasita 35 orang,ruang kelas yang cukup luas dan fasilitas sekolah yang cukup memadahi. Jarak tempuh dari rumah pun tidak terlalu jauh,di sekolah sd hal tidak saya suka adalah masalah sampah di dalam kelas yang sangat buruk di karena masih sd kurangnya perhatian terhadap hal seperti itu, padahal banyak tempat sampah tersedia kurangnya kesadaran di masa sd dimana masanya anak-anak yang suka bermain dan sedikit susah di atur. Tapi saya itu anak yang baik dan masih ada kesadaran untuk membuang sampah di tempatnya. Apalagi meja di sd itu ada kolong tempat menaruh buku namun keseringan menjadi tempat sampah sementara anak-anak yang malas membuangnya. Sehingga sering timbul bau aneh dari kolong meja dan menjadi sarang nyamuk. Selang beberapa tahun meja kelas di ganti dengan meja yang tidak ada kolong mejanya jadi tidak ada lagi sampah yang di tiggal di bawah kolong meja namun masih ada saja anak murid yang membunag sampah dibawah. Setelah naik kekelas 2,3,4 mulai ada sedikit kesadaran para murid untuk membuang sampah pada tempatnya karena saat kelas empat mereka sudah mulai mengerti arti kebersihan, dan naik kekelas 5,6 pada masa ini anak-anak sudah mulai membuang sampah pada tempatnya dikelas 6 saya melihat ruanga lebih bersih di banding kelas 1 dahulu dan dikelas 6 ini ada aturan untuk piket membersihkan kelas dan saya kebagian pada hari rabu.Sampai pada akhirnya saya lulus sd dan mulai masuk masa smp
Periode SMP
Masa masa di mana anak-anak sudah mulai beranjak abg, di masa inilah pengetahuan saya bertambah akan belajar dan mengenai lingkungan, saya memilih sekolah dimana kakak saya juga bersekolah disana jadi saya pun ikut mendaftar di tempat kakak saya bersekolah,setelah mendaftar ke sekolah dan mengambil formulir saya mengikuti tes dsana, awal saya mengikuti tes di sekolah ini saya takut tidak dapat lulus tes, karena saya ingin sekali masuk sekolah disini, setelah melewati tes dan menunggu hasil tes keluar dengan bimbang akhirnya jam 12:00 pengumuman di papan sudah keluar, saya melihat di papan nama saya lulus tes dan keterima masuk di sekolah ini, jadi saya bersekolah di SMPN 2 pamulang dan memulai nya adaptasi dengan lingkungan smp masa sekolah smp di mulai denga masa orientasi siswa yaitu perkenelan sekolah dengan siswa dan siswi di sekolah tersebut, saya sangat takut pada saat mos karena kakak kelasnya galak ada juga yang baik, disana kita di latih untuk mandiri dan menjaga lingkungan sekolah dengan baik pada saat masa orientasi saya pernah dihukum dengan mengambil satu persatu sampah yang ada di jalan dan jalan jongkok karena tidak membawa barang yang sudah disuruh dengan kakak kelas, namun saya terima dengan baik karena ini melatih saya untuk tidak membunag sampah sembarangan dan belajar bertanggung jawab. Setelah pembelajaran mulai berjalan saya mengikutinya dengan baik setiap pelajaran saya amati dan cerna baik-baik. Lingkungan di sekolah saya cukup terjaga dan nyaman, tersedianya banyak tempat sampah pembersih sekolah pun banyak dan sangat rajin dalam membersihkans etiap kelas, fasilitas disekolah saya cukup memadahi karena susah ada layar tv dan juga kipas angin sehingga murid belajar dengan nyaman hanya saja fasilita komputar yang kurang untuk setiap perkelas yang menggunakan komputer masih ada murid yang kurang sehingga bergantian memakainya sudah gitu banyak juga komputer yang rusak karena kurang kehati-hatiannya murid dalam menggunakan komoputer tersebut, dan masakah kantin di sekolah saya pada saat itu kurang rapi dan sedikit kotor jadi saya lebih sering membawa bekal dari rumah demi menjaga makanan yang saya makan. Kita tidak tahu apakah makanan disekolah sudah sehat dan bersih atau belum karena ingkungan kantik di sekolah saya waktu itu kurang nyaman dan sedikit kotor. Tempat pembuangan sampah dekat dengan kantin jadi kurang nyaman untuk makan disana dan terkadang suka berbau tidak sedap. Selang beberapa bulan kantin mulai direnovasi dan di jauhkan dari tempat pembuangan sampah dan sekarang mulai nyama dan bersih. Di sekolah saya mengikuti kegiatan ektrakulikuler taekwondo karena saya sangat suka setiap seminggu sekali saya melakukan latihan di sekolah, saya sangat menyukainya hampir tiap hari saya berlatih dirumah, saya juga mengikuti kegiatan rohani disekolah dan di adakan setiap minggu di musholah sekolah , setiap minggu pagi saya datang ke sekolah untuk kegiatan rohani disana saya di ajarkan mengaji,sholat, mencurahkan segala keluh kesah berbagi cerita pengalaman nasihat dan masukan yang sangat mendidik sekali, suatu hari saya mengikuti pelantikan teakwondo di gor untuk kenaikan sabuk, tapi setelah saya di kelas tiga saya tidak lagi mengikuti teakwondo dan fokus untuk ujian sedikit mengurangi kegiatan, dan saya mengikuti les menjelang ujian nasional. Pada saat ujian saya sangat gugup karena untuk naik ke sma itu pasti lebih sulit dari masuk ke smp, setelah ujian selesai saya melihat hasil di papan dan akhirnya nama saya ada di papan yang artinya saya lulus dan dapat melanjutkan ketingkat sma. Setiap haru Saya berangkat sekolah menggunakan sepeda selain jarak yang tidak terlalu jauh juga karena mengurangi polusi di lingkungan. Setelah lewat masa-masa SMP saya memasuki masa SMA.

Periode SMA
2008 saya lulus dan mulai masuk sma, saya mencari sekolah negeri dan mendaftar pada setiap sekolah negeri namun tidak di terima, saya masuk di sekolah swasta karena tidak di terima di negeri karena waktu yang sudah tidak sempat jadi saya memutuskan untuk masuk swasta walaupun jarak sekolah yang sekarang lebih jauh dari rumah tetap saya jalani. Awal saya mendaftar di sma 1 pamulang namun tidak di terima karena nem saya yang kurang jadi tidak dapat di terima dan memilih untuk masuk swasta, walaupun jarak yang sangat jauh saya cukup khawatir untuk menuju kesekolah karena awal saya tidak tahu jalan kesana, saya bersekolah di SMA DUA MEI ciputat , awal masuk sekolah saya memaluli saat-saat masa orientasi siswa lagi seperti di sma, namun di sma lebih kejam lagi, saya di suruh berpakaian aneh dan membawa benda dan makanan yang aneh-aneh, saya sangat taku karena kakak kelas disana sangat galak dan keras, dan ada senior yang sudah lulus juga. Setelah melewati masa masa orientasi ternyata semua kakak nya baik dan ramah itu hanya mengetes mental dan mendidik diri kita supaya berani dan bertanggung jawab. Setelah masa orientasi ada lagi acara yang di sebut makrab dengan berkemah di daerah curug, disana acara nya menyenangkan dan setiap siswa dapat bercerita berbagi pengalaman. Awal pembelajaran saya dapat kelas 1.1 selama pembelajaran berjalan dengan baik sampai kenaikan di kelas dua ada pembagian kelas untuk masuk di ipa atau ips, penilaian dan pembagian kelas tersebut di lihat dari nilai dan proses belajar selama dikelas satu. Setlah menunggu hasil ternyata saya masuk di kelas ipa, tapi setelah bebrapa minggu berjalan saya pindah untuk minta masuk di ips saja, saya lebih nyaman masuk di ips karena saya lebih suka pelajaran di ips. Selang bebe rapa bulan saya masuk dan ikut kegiatan yang namanya OSIS saat masuk osis tidaklah sembarangan dan osis itu dipilih dan saya terpilih menjadi calon anggota osis, untuk menjadi anggota osis saya di lantik lagi dengan mengikuti serangkaian kegiatan yang di adakan di luar sekolah , saat pelantikan kami di ajarkan arti menjadi pemimpin dan arti kepemimpinan sendiri, saya sangat taku dan khawatir akan ada hal-hal aneh yang di lakukan dsan dan ternyata dugaan saya benar kalau saya disana di tes fisik,mental dan kecerdasaan. Sampai akhirnya saya terpilih menjadi anggota osis yang baru, saya sangat aktif di osis dan manjabat sebagai bendahara osis, selama menjadi masa angkatan osis saya mengadakan berbagai acara kegiatan, seperti lomba futsal menari dan juga voli, saya sendiri di sekolah mengikuti kegiatan dance dan mengikuti lombanya. Menjelang kenaikan kelas tiga saya sudah mulai mengurangi kegiatan karena harus fokus untuk kelulusan dan setelah naik dikelas tiga saya sudah mulai berenti dari kegiatan dan pergantian jabatan harus di lakukan kepada junior saya. Saya sering mengikuti try out dan saya rajin les karena ingin lulus dengan nilai yang baik. Menjelang ujian nasional sekolah kali mengadakan doa bersama seluruh anak kelas tiga. Pada waktunya ujian semua pada tegang dan juga takut kalau tigak ada yang lulus tetapi dari sekolah kami semua di natakan lulus dengan hasil nilai yang sangat memuaskan.


Periode kuliah

Setelah saya lulus sma saya mengambil keputusan untuk kuliah dan setelah beberapa kampus saya mendaftar uhamka lah yang saya pilih saya mengambil jurusan psikologi, menjelang tes di uhamka saya takut tidak di terima, pada saat tes ternyata begitu mudah saya lewati sampai akhir selesai tes saya menunggu dengan khawatir lalu pegumumnan di papan keluar dan saya lihat nama saya terpampang itu bertanda saya lulus untuk mengikuti tes di uhamaka, setelah itu registrasi untuk mahasiswa dan saya resmi menjadi mahasiswa di kampus Uhamka, sebelum mulai masa perkuliahan pada masa mahasiswa ini saya mengikuti maba pada saat itu. Masa orientasi mahasiswa tidak terlalu macam-macam seperti sma. Hanya beberapa hari saja untuk perkenalan kampus dan ruang-ruang kampus, hanya saja saya disuruh berpakaian aneh tapi itu hanya sementara, setelah masa kuliahan berjalan saya mengikuti pembelajaran mata kuliah dengan baik pada saat itu saya sama sekali tidak mengerti mata kuliah psikoligi, karena saya belum pernah sedikit pun tahu tentang psikologi, sampai akhirnya selang beberapa bulan kemudian saya mengikuti kegiatan yang bernama BEM tidak mudah juga untuk masuk BEM karena saya juga harus mengikuti pelantikannya terlebih dahulu. BEM itu kegiatan yang sangat baik untuk di ikuti karena dengan mengikuti kegiatan tersebut kita dapat lebih banyak pengalaman dan juga kita dapat bersosialisasi dengan mahasiswa di fakultas lain maupun diluar kampus lain. Pada saat pelantikan saya sangat bersemangat mengikutinya dan saat pelantikan saya disuruh membawa berbagai macam alat dan perlengkapan yang aneh-aneh sekali, saya semakin bersemangat tetapi juga khawatir dan takut kalau akan dikerjai, setelah sampai tempat pelantikan saya tidur di tenda yang sempit, udara yang dingin, dan setiap kegiatan yang di lakukan semuanya di batasi dengan waktu. Waktu pagi kita semua berolahraga di halaman depan , disini udara sangat sejuk dingin dan jauh dari polusi asap dr kendaran motor dan mobil, dsini banyak pepohona yang sanga asri dan juga air sungai yang mengalir sangatlah jernih sekali, tempatnya bersih jauh dari tangan jahil manusia. Setelah lepas berolahraga saya kembali berkumpul untuk melakukan sebuah permainan dan itu sangat mengasyikan, saat jam makan siang semua maba makan bersama dalam tempat makan yang sama yaitu daun pisang, dan dikasih waktu makan hanya  10 menit waktu yang ceoat, saya sangat senang melakukan semua nya, selepas makan saya beristirahat dan boleh berkeliling vila, udara disana sejuk sekali setiap pagi banyak kabut yang datang dan saat malam udara sangat dingin, disaat malam saya melakukan latihan baris berbaris dan di ajarkan cara menjadi pemimpin. Pada keesokan harinya seperti biasa pagi-pagi sekali kami berolahraga. Dan saat terakhir pulang pengambilang almet kampus, itu saya disuruh masuk kedalam sungai di bawah dan mengambil almet yang di aliri melalui sungai , sungainya sangat jernih, bersih, dan dingin sekali airnya. Selesai saat pelantikan saya resmi menjadi anggota BEM yang baru. Pada saat di kampus semakin hari pelajaran yang saya lewati semakin susah sampai akhirnya saya naiak di semester 2 saya mulai belajar tentang ilmu kejiwaan yang lebih jauh lagi saya banyak sekali salah karena kurang mengerti, tapi tetap saya ikuti dengan baik, setelah itu saya naik ke semester tiga nah dsaat ini saya mulai belajar tentang filsafat itu sangat sulit dan hampir membuat saya stres belajar filsafat , saya juga survei ke rumah sakit jiwa untuk lebih mendalami ilmu kejiwaan saya, namun semakin hari pelajaran yang saya lewati semakin susah saya tidak dapat melalui denga mudah, sampai akhirnya saya memutuskan untuk pindah jurusan selain pindah jurusab saya juga berpindah kampus karena  jarak dari rumah ke kampus itu sangat jauh saya harus menempuh menggunakan angkutan umum tiga kali naik, kampus saya Uhamka terletak di daerah radio dalem di gang limau, di uhamka sebenernarnya sangat nyaman dan masih banyak pohon-pohon yang tumbuh dengan subur , tapi parkiran yang sempit dan tida ada kantin kampus jadi semua mahasiswa makan diluar kampus yang ada di pingir jalan. Saya menganggur setahun dan memilih sambil menunggu semester selanjutnya setahun saya dirumah dari pada saya menganggur saya memilih bekerja. Selama setahun itu saya sambil mencari-cari kampus yang akan saya pilih. Akhirnya setelah setahun berjalan saya memilih kampus dimana tempat adik saya kuliah juga, karena kampus yang saya pilih dekat dengan rumah, saya memilih kampus di STIKES BANTEN dan saya mengambil jurusan sekertaris medik, sebenarnya itu di bantu dengan pilihan orang tua saya juga, adik saya kuliah disana dan mengambil jurusan keperawatan jadi adik saya menjadi senior saya, pada saat pendaftaran dan pengambilan formulir saya sudah sangat yakin bisa masuk kampus ini, dan pada saat tes saya menggunakan seragam seperyi orang melamar kerja, saat tes saya dapat melalui dengan dan mengerjakan soal dengan mudah, karena saya sangat yakin bisa masuk kampus ini, sampai akhirnya menunggu beberapa hari dan pengumuman di umumkan di papan pengumuman dan saya keterima di kampus Stikes Banten ini. Seperti biasa sebelum menjadi mahasiswa di kampus ini saya harus melalui kegiatan yang namanya maba ternyata di kampus ini sangat ribet sekali saat mengikuti kegiatan maba disuruh bawa ini dan itu hal-hal aneh lebih aneh dari sma, dan saya disuruh berpakaian aneh pula. Tapi saya tetap ikuti dengan baik, selama tiga hari mengikuti kegiatan maba saya menjalankan dengan baik pula, hanya saja banyak kaka kelafs yang galak. Selepas selesai maba saya sudah resmi menjadi mahasiswa di stikes banten. Kampus stikes banten yang terletak tidak jauh dari stasiun membuat mahasiswa lain yang tinggalnya jauh sangat efektif menempuhnya dengan kereta karena kampus dekat dengan stasiun. Saya menggunakan motor untuk pergi ke kampus, stikes banten sangat nyaman, bersih lingkungannya dan banyak tumbuhan-tumbuhan yang sangat asri disini, petugas kebersihan juga sangat aktif untuk membersihkan setiap ruang kelas, halaman, dan lainnya. Hanya saja ruang kelas yang kurang banyak lagi fasilitas di stikes banten sudahlah cukup lengkap setiap kelas sudah ber ac, bangku disana pun kurang banyak, setiap ruang kelas juga sangat bersih dan rapih, mempunyai lahan parkir yang luas sekali dan sekarang juga sudah di tambah dan akan di bangun gedung baru lagi. Kantin di kampus juga bersih dan sangat nyaman buat mahasisawa makan dan beristrahat ada musholah kampus yang sangat bersih , pokoknya stikes banten harus lah bersih karena kampus ini kampus kesehatan jadi harus di jaga setiap lingkungan kampus ini, di kampus pun disediakan tempat sampah yang banyak, jadi tidak ada lagi alasan mahasiswa yang buang sampa tidak pada tempatnya. Selepas dari kebersihan kampus kegiatan kampus juga sangat banyak yang bisa di ikuti dan juga para mahasiswa di stikes banten sangat aktif dalam melakukan setiap kegiatan, banyak sekali kegiatan yang di adakan kampus seperti padus (paduan suara), voli, futsal dan kegiatan olah raga yang lainnya. Kampus juga seing mengikuti lomba-lomba dan sudah banyak piala dan penghargaan yang di raih kampus stikes banten. Tapi saya memilih untuk tidak mengikuti serangkaian kegiatan di kampus ini karena saya hanya lebih berfokus untuk cepat-cepat lulus kuliah dan bekerja jadi saya lebih memilih tidak mengikuti kegiatan hanya saja suka mengikuti seminar-seminar untuk menambah pengalaman dan pengetahuan saya, saya sangat senang dengan jurusan saya karena tidak terlalu sulit seperti psikologi. Selama masa perkuliahan berlangsung saya sanga enjoy menjalaninya hanya saja terkadang rasa malas yang sulit untuk di hindari. Tapi saya harus bisa menjalani setiap mata kuliah ini. Di kampus juga saya mempunyai teman-teman yang selalu membuat saya bersemangat belajar. Saya mengikuti dengan baik mata kuliah ini. Kini saya sudah berada di semester 3 dan harus lebih giat lagi belajar. Karena kuliah itu berbeda dengan sekolah.
Sekian cerita tentang kesehatan lingkungan dari saya ,semoga cerita ini dapat bermanfaat untuk kita semua.Terima kasih

Wassalam

Rabu, 07 Januari 2015

S1-Kesmas-2014-Desi Fety Sari : Tugas 1 Lingkungan Sekitarku



Hallo kawan..

Perkenalkan nama saya Desi fety sari. Dan biasa di panggil Desi. Disini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman saya dan lingkungan saya. Manusia tidak bisa hidup sendiri, mereka selalu membutuhkan orang lain. Hal tersebut mendorong manusia untuk membentuk kelompok – kelompok masyarakat. Sejak lahir seorang manusia sudah masuk kedalam kelompok keluarga, dari keluarga tersebut kita bisa mengenal banyak hal di lingkungan sekitar kita ini. Dikeluarga orang tua sangat berperan penting dalam kelangsungan hidup kita. Karena orang tua yang senantiasa memberi kasih sayang kepada kita dan merekalah yang pertama kali mengenalkan kita kepada lingkungan disekitar rumah. Melalui tindakan – tindakan yang diambil tentang hubungan dengan lingkungan akan berpengaruh bagi lingkungan dan manusia. Manusia mempunyai hubungan timbal balik dengan lingkungannya, baik lingkungan alam maupun lingkungan budaya. Kesadaran manusia terhadap lingkungan akan menentukan bagaimana manusia dengan lingkungannya. Hal ini memerlukan pembiasaan diri sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara manusia dengan lingkungannya. manusia memiliki tugas untuk menjaga lingkungan karena dengan menjaga lingkungan secara tidak langsung manusia melakukan upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dimasa yang akan datang. Baiklah, saya akan bercerita tentang lingkungan saya di masa kecil saya. Saya terlahir di Ngawi, Jawa Timur. Dari kecil saya tinggal disebuah desa bersama kakek dan nenek saya, sedangkan orang tua saya sudah meratau di jakarta semenjak melahirkan saya didunia ini. Lalu saya di asuh oleh kakek nenek saya, selama 14 tahun saya tinggal didesa itu, dan desa itu tentu saja lingkungannya masih sejuk dan nyaman. Semua masih terasa alami begitupun juga dengan udaranya dan pohon-pohon yang begitu hijau. Namun saat itu jalanannya masih rusak, dan itu membuat kita warga setempat harus berhati-hati ketika berpergiaan. Masyarakat di desa saya saling mengenal satu sama lainnya. Ketika menjelang pagi ibu-ibu rumah tangga di desa saya mulai berangkat berbondong-bondong ke pasar untuk menjual atau membeli sayur, lauk-pauk atau barang sembako  lainnya. Pasarnya terletak di tengah- tengah desa saya. Setelah mereka pulang dari pasar mereka memasak, ketika pekerjaan dirumah sudah selesai mereka langsung pergi ke sawah dan kebun. Mereka bekerja dari pagi sampai sore, mereka seperti tak mengenal lelah. Dan ketika malam mereka beristirahat. Di desa saya ketika malam hari sangatlah sepi. Tidak seperti dikota – kota. Dan ketika lebaran tiba kami semua terutama saya sangat senang sekali karena orang tua saya yang merantau di jakarta pulang. Desa menjadi rame sekali ketika lebaran semua  orang keluar saling bersalam – salaman meminta maaf. Dan tidak bisa dipungkiri ketika masih kecil saat lebaran datang saya selalu menunggu ampao yang selalu saya dapatkan sampai saat ini. Itulah sedikit cerita tentang tempat tinggal saya di waktu kecil di desa tercinta, desa papungan, kecamatan pitu, kabupaten ngawi.


Periode TK ( Taman kanak – kanak )

waktu saya masih TK saya selalu diantar jemput oleh kakek saya karena jarak rumah dan TK saya yang sangat jauh  jarakya sekitar ± 5 km. Di sekolah TK saya hanya ada 3 ruangan yaitu ruangan guru, kelas nol kecil, dan kelas nol besar. Didepan kelas kami ada beberapa mainan yang sering kali kita manfaatkan ketika jam istirahat dan ketika pulang sambil menunggu kakek datang, dan juga ada beberapa penjual yang sudah standby di depan sekolah saya ketika istirahat dan ketika pulang sekolah. Masa-masa TK adalah masa dimana kita mulai mengenal arti belajar dan kreatif. Suasana di sekolah TK saya bernuansa riang, ceria dan penuh warna. Sehingga kami merasa senang ketika berada didalam kelas.

Periode SD ( Sekolah Dasar )

Waktu itu umurku sudah beranjak 6 tahun waktunya untuk melanjutkan pendidikan kejenjang selanjutnya setelah aku sekolah di TK. Aku mempersiapkan semua itu dengan senang mulai dari beli seragam, sepatu, tas, alat tulis dan lain- lain. Ketika hari pertama masuk sekolah perasaanku sangat takut. Takut dengan guru dan teman – teman yang baru aku kenal, walaupun sebagian aku sudah mengenal mereka. Di sekolah dasar ini lah awal kita melangkah untuk mengetahui bagaimana kedepannya kita. Di SD aku ada 9 ruangan dan 2 toilet. Untuk kelas 1 dan 2 kelasnya masih di gabung sehingga kelas 1 masuk pagi dan untuk kelas 2 masuk siang. Selain belajar kami juga bermain dengan lingkungan disekitar. Dihalaman sekolah saya terdapat beberapa taman yang ada disetiap depan kelas yang khusus ditanami oleh murid – murid. Dan yang bertanggung  jawab merawat dan menjaga tanaman yang ada didepan kelas adalah masing – masing kelas. Tapi untuk kelas 1 dan kelas 2 masih tanggung jawab pak bon ( tukang kebun sekolah ), biasanya kami membawa tanaman itu dari rumah. Dan di depan kelas saya juga ada tempat cuci tangan yang masih sederhahna. Yaitu terdiri dari ember kecil, serbet dan besi peyangga untuk ember, dan dibawahnya bisa untuk menaruh tempat sampah. Dari kelas 3 kita sudah di latih untuk mandiri dengan mengerjakan tugas piket yang sudah di bagi oleh guru kami. Ada yang menyapu kelas, menghapus papan tulis, menyapu halaman, mengisi air untuk cuci tangan, menyirami tanaman dll. Di tempat SD saya para siswa yang mendapatkan piket ketika sampah penuh, biasanya mereka membuangnya di belakang sekolah yang memang sudah ada tempatnya (pembuangan sementara) ketika sampah sudah penuh, sampah tersebut akan dibakar oleh pak bon. Untuk toiletnya cukup bersih. Kegiatan – kegiatan yang bertemakan lingkungan alam dan budaya sudah mulai di ajarkan ketika saya masih SD. Dan ketika kita sudah kelas 6 guru kami mengadakan lomba memasak, jadi seluruh siswa kelas 6 dibagi menjadi 2 tim. Kita wajib membawa peralatan memasak dari rumah dan harus memasak di sekolah tidak boleh dirumah.tapi disitu kita tidak sepenuhnya memasak sendiri, kita dibantu oleh guru- guru kami juga. Begitu indahnya masa SD saya J


Lingkungan SD saya yang sekarang


SDN  papungan 1


Periode SMP
Masa dimana kita alami setelah lulus SD. Di waktu saya masih SMP kegiatannya tidak seperti ketika saya SD. SMP saya letaknya dipinggir jalan raya, sehingga ketika kami sedang belajar kadang kami merasa sedikit terganggu dengan suara kendaraan yang lewat. Meskipun begitu lingkungannya sangat bersih, di depan kelas ada pot bunga yang wajib dijaga dan dirawat oleh setiap kelas. Di SMP saya juga ada tugas piket kelas, hanya saja piket kelasnya di bagi untuk menyapu, mengepel, membersihkan papan tulis, dan ketika sampah sudah penuh biasanya kami membuangnya di belakang sekolah. Sampah yang sudah terkumpul nantinya akan dibakar. Dibelakang SMP saya juga ada sungai aliran bengawan solo. Walaupun sungainya berwarna coklat (keruh) tapi sungai itu bersih tanpa ada kotoran atau sampah yang mengapung di air. Ketika jam istirahat tiba, biasanya kita duduk- duduk dibelakang sekolah untuk menikmati angin yang begitu segar. SMP saya pernah terkena banjir dikarenakan jarak sungai dan sekolahan yang begitu sangat dekat.  Selama banjir merendam sekolah kita maka tidak di adakan kegiatan belajar mengajar atau diliburkan. Untuk kamar mandinya untuk murid ada 4 dan untuk guru ada 2. Kamar mandinya terkadang bersih terkadang tidak.untuk kantinnya ada 3 kantin yang berada di dalam sekolahan itupun jaraknya sangat berjauhan, kantinnya bersih dan nyaman tidak ada sampah berceceran.
SMPN 4 Ngawi


Periode SMK
Masa dimana kita sudah beranjak dewasa, lingkungan di sekitar sekolah SMK aku sangat dijaga ketat kebersihannya baik oleh guru, staff TU, murid – murid dan petugas sekolah lainnya. Sampai kebersihan kelaspun dijadikan perlombaan setiap bulannya. Toiletnya yang sangat bersih begitupun juga dengan halamannya. Sekolahanku ini masih termasuk baru karena tahun aku adalah angkatan pertama jadi para siswa masih mengalami segala kekurangan di awal sekolah ini berdiri. Yang kemudian secara berangsur mengalami perbaikan-perbaikan, baik prasarana, sarana, tenaga pengajar, dan karyawan sekolah. Dan alhamdullilah, di tahun ketiga kami masih menikmati penyempurnaan itu. Bangunan sekolah yang semula begitu sederhahna kini semakin merasa nyaman. Kini seperti ada malaikat yang melindungi kami dari teriknya matahari saat belajar mengajar berlangsung, telah ada kipas kecil yang membuat tubuh ini nyaman, telah ada layar besar yang membuat kami semakin paham akan pelajaran, telah ada kantin yang nyaman untuk kami duduk disana menikmati makanan bahkan hanya sekedar bersenda gurau dengan teman. Senyum mungil yang semakin lebar dan semangat yang membara pun mulai terasa deras serta fikiran ini yang membuat cita-cita tinggi pun mulai muncul. Inilah kisah SMK ku . . . SMKN 9 Kota Tangerang.
Lingkungan SMKN 9 Kota Tangerang








Periode Kuliah
Periode kuliah ini adalah periode yang masih aku alami sampai saat ini. Di Stikes banten ini lah aku menghabiskan waktu ku belajar untuk menyandang gelar S1 Kesehatan Masyarakat. Kampus yang begitu sederhana namun fasilitasnya yang cukup lengkap. Bangunannya ada 5 lantai dan di setiap lantainya ada toiletnya. Toiletnya kadang bersih kadang juga tidak bersih. Bahkan ada juga yang airnya mati. Selama belajar kita merasa nyaman, ada cleaning service yang selalu rajin membersihkan setiap ruangan setelah kami selesai belajar. Dosennya pun sangat peduli dan perhatian kepada kita. Parkirannya pun juga tertata dengan rapi.hanya saja ketika hujan deras parkiran bisa terkena banjir kecil.

Di lingkungan rumah tempat tinggal saya yang sekarang di kota tangerang perumahannya sangat rapi, dan lingkungannya bersih karena setiap hari minggu selalu di adakan kegiatan kerja bakti oleh ketua RT setempat. Kerja bakti dimulai dari membersihkan saluran buangan air ( selokan got ) disekitar perumahan dan juga gotong royong untuk membuat lingkungan menjadi bersih. Dan disetiap rumah disediakan tong sampah yang berada didepan rumah untuk pembuangan sampah rumah tangga sementara. Ketika sudah penuh petugas kebersihan mengangkut sampah tersebut  2x  semiggu, yang biasanya di angkut hari minggu dan kamis. Dalam pelaksanaan kegiatan ini setiap kepala keluarga dikenakan biaya Rp.15.000/bulan untuk iuran sampah. Tapi untuk sampah yang bisa di daur ulang bisa disisihkan dan dikumpulkan dirumah kosong  yang ada di gang rumah saya. Yang nantinya jika sudah terkumpul banyak akan dijual kepada orang yang membeli kardus (barang bekas). Dan hasil penjualan barang tersebut uangnya  akan dimasukan dalam kas RT. Semua itu bisa dilakukan bersama -  sama karena terdapat interaksi individu satu dengan individu yang lain. Dengan demikian masyarakat akan menerima keadaan lingkungan tersebut. Manusia melakukan upaya memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidup demi kelangsungan hidupnya.


Sekian dulu cerita saya tentang pengalaman dan lingkungan saya selama ini, mohon maaf jika masih banyak kekurangannya, kritik dan saran sangat saya harapkan... terimakasih.

S1-Kesmas-2014-Amalia Tartila : Tugas 1 Lingkungan Sekitarku



Tugas 1 lingkungan sekitar Amalia Tartila
PERJALANAN KISAHKU SELAMA 20 TAHUN
1. Periode balita
          Hai…kenalan dulu ya, aku AMALIA TARTILA dari kecil biasa dipanggil Lala, aku anak ke 5 dari 5 bersaudara dan 1 kakak angkat  yang diangkat oleh kedua orang tuaku, alhamdulillah aku terlahirkan dari keluarga yang harmonis dan sangat aku cintai terutama kedua orang tuaku, mereka adalah anugerah dari alloh untukku, aku sangat merasa beruntung terlahirkan dari hasil orang tua yang begitu luar biasa. Ketika itu aku dilahirkan tepat pada pukul 17.45 wib, senin, 26 september 1994 di bidan cikupa Tangerang- Banten, bertepatan dengan jadinya rumah idaman orang tua dan kakak-kakakku, hingga akhirnya aku tumbuh menjadi balita.
    Saat itu hanya ada beberapa rumah disekitar rumah baruku Dan masih banyak pohon-pohonan bambu liar dan sekarang semuanya telah mengalami bayak perubahan.
Baik disini aku akan menceritakan kisah klasik ku…
Selamat membaca J
2. Periode Taman Kanak-kanak
                                            aku memasuki masa taman kanak-kanak…
Ketika itu aku duduk di bangku taman kanak-kanak di RA / TK islam.NUR ATTAQWA dibawah naungan umi-ku dan disini aku memiliki pengalaman pertama dan teman baru, disini aku juga di perkenalkan  untuk dapat bergaul, bersosialisasi dan bermain dengan teman-teman sebaya. disini pula aku dan teman-teman melakukan banyak aktifitas seperti bermain puzzle, bermain alat musik, bermain bongkar pasang dan kami juga diajarkan dasar-dasar Bahasa asing, berhitung dan menyanyi lagu-lagu yang mendidik. disisi lain kami selalu mengikuti dan menyiapkan diri untuk lomba yang diadakan di ancol-jakarta utara, seperti: lomba gerak jalan, mewarnai, menyanyi dll. hingga akhirnya aku dan teman-teman lainnya mendapatkan penghargaan juara lomba mewarnai dan gerak jalan.

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       
                                Inilah  foto siswa/I RA / TK islam  NUR ATTAQWA dalam rangka perlombaan




Back to school…
Semua fasilitas di RA/TK islam NUR ATTAQWA seperti: ruang kelas, ruangan, halaman, mushola, kamar mandi, kantor, ruang peralatan dan halaman bermain sangatlah bersih dan sangat terawat dikarenakan office girls disini sangatlah disiplin dan amanah.
                                            Gambar lapangan RA / TK islam NUR ATTAQWA


Suasana belajar di RA / TK islam NUR ATTAQWA


                                    Suasana halaman bermain di RA / TK islam NUR ATTAQWA


                                                Gambar ruangan peralatan di RA / TK islam NUR ATTAQWA


                        Gambar ruang kantor kepala sekolah dan bendahara di RA / TK islam NUR ATTAQWA


                                                Gambar halaman bermain di RA / TK islam NUR ATTAQWA

Semua gambar diatas adalah gambar fasilitas-fasilitas yang berada di  RA/TK islam NUR ATTAQWA.  

Diluar sekolah saya mempunyai sahabat petama namanya Firman yang bertetangga tepat disamping rumahku. Saat itu aku, firman dan kakakku sangatlah dekat hingga seperti saudara sendiri. saya sangat menikmati masa-masa ini

3. Periode Sekolah Dasar
                                                          Gambar SD Negeri CIKUPA 1

Awal menginjakan kaki ke Sekolah Dasar Negeri CIKUPA 1, aku mengikuti tes lisan dan berhitung yang di ikuti para calon siswa/i baru di SDN CIKUPA 1, ketika itu aku ditemani oleh kedua kakak-ku yang tepatnya besekolah disana. setelah l minggu menunggu hasil uji masuk Alhamdulillah akhirnya aku diterima menjadi siswi SDN CIKUPA 1.  Disana pula aku bertemu dengan beberapa teman di bangku taman kanak-kanak yang berbeda kelas denganku
Dikursi sekolah dasar ini aku menduduki kelas B, disana aku menemukan berbagai watak anak yang berbeda dan aku menemukan teman akrab yang berbeda pada setiap pergantian kenaikkan kelas.
Di luar kelas aku mengisi waktu luang-ku untuk belajar di TPQ (taman pendidikan al-qur’an) disana aku dan teman-teman diajarkan untuk mengetahui beberapa dasar agama, tajwid, sejarah islam dan Bahasa arab.
 Ketika aku memasuki kelas 3 SD, aku mengisi waktu luang dengan mengikuti kursus di AIA atau aloha aritmatika yang letaknya tepat di dan melanjutkan tingkatan TPQ menjadi MDA (madrasah diniyah awaliyah) dan alhamdulillah disana aku mendapatkan beberapa kejuaraan.



Kenaikkan kelas 4 SD…
Aku merasa ini awal dari kesekian kalinya aku bisa mendapatkan teman akrab yang setia dan tidak silih berganti dan dimana aku mendapatkan zona nyaman bersama mereka. Aku selalu menikmati hari-hariku terutama hari dimana ada jam olahraga. olahraga kasti dan renang adalah bagian olahraga terfavorit untukku, aku menikmatinya karena teman-temanku sering mengisi canda dan keusilannya ketika berenang dan bermain kasti.
 Di sekolah yang aku tempatin saat ini memiliki fasilitas-fasilitas seperti ruang kelas, mushola, kantin, kantor dan Ruangan eskul yang terbilang cukup memadai dan sampah-sampah sangatlah jarang berserakan.akan tetapi
kebersihan toilet seperti : bak, air, lantai toilet, wc dan sirkulasi udara didalamnya kurang diperhatikan.
dan ketika aku memasuki kelas 5 SD, aku bertekad dan dorongan orang tua-ku untuk pindah kursus dari AIA atau aloha aritmatika ke LPBA MANDIRI, akhirnya aku mendaftarkan diri ke LPBA MANDIRI yang diantar oleh ayah, dan aku mengambil les Bahasa inggris. Hingga aku dipertemukan oleh guru baru-ku yang bernama Mr.Rizal, beliau tipikal guru yang sangat sabar, sangat asyik, lucu tapi tetap serius, peduli, ber-empati, mampu mengayomi dan merangkul kami untuk dapat memahami apa yang beliau sampaikan kepada kami sebagai murid-nya. Aku sungguh sangat terkesan atas ketulusan bimbingan yang diberikan oleh Mr.Rizal, karenanya aku dapat mencintai materi Bahasa inggris dan memahaminya.
Disamping itu aku memperhatikan Kebersihan di seluruh ruangan di LPBA MANDIRI sudah cukup baik akan tetapi aku sempat melihat ada beberapa serangga yang hinggap disana.
Pada masa-masa ini aku hanya memiliki waktu yang sangat sedikit untuk bermain dan aku hanya bisa mengandalkan waktu bermain dengan teman sepermainan saat pulang mengaji yaitu sore hari dan hari minggu, dan hari minggu pula dibatasi hingga pukul 17.00 wib. Saat itu saya mempunyai kawan sepermainan kecil yang sangat setia membuntutiku, namanya Muhammad i. aziz adik dari Firman mereka adik kakak yang bertetangga tepat disamping rumahku. Aku, azi beserta saudaranya sering bermain bersama, menari-nari dibawah hujan, main sleding di teras rumah, petak umpat, hingga aku, azi dan saudara-saudaranya mandi bersama. Disamping itu jika dengan teman perempuan aku Bermain tapak gunung, congklak, monopoli (yang sekarang telah diperbarui menjadi get rich), petak umpat, masak-masakkan, lompat tali, belajar-belajaran dan memanjat pohon milik orang yang menjadi permainan favorit kami dan permainan tradisional lainnya yang menjadi kegiatan sehari-hari.
 Masa kecil memang takkan bisa terulang lagi. Momen-momen indah yang telah berlalu tidak dapat diputar kembali. aku sangat merindukan saat-saat dimana aku dan teman-teman sepermainan kecilku bermain bersama dengan riang.
                                                                             


                         hingga akhirnya pengumuman kelulusan Sekolah Dasar pun tiba….
saat pengumuman dan pembagian surat kelulusan, ketika itu kami anak kelas akhir sekolah dasar rapat bersama bapak kepala sekolah yang diisi dengan beragam nasihat dan renungan untuk kedepannya dan akhirnya  kami dibagikan surat kelulusan sekolah dasar. Dengan hati yang berdegup semakin keras aku memutuskan untuk membuka surat di luar kelas untuk menghilangkan rasa penasaran yang ada di benakku, dan saat surat itu ku buka….jreeng! jeng!
Aku hampir berteriak keras.. Alhamdulillah ya robbi aku lulus SD!..aku merasa lega dan sangat bahagia atas hasil yang aku miliki dan aku pulang bersama senyum sumringah.
4. Periode Madrasah Tsanawiyah
Tidak sampai disitu…
Setelah pengumuman kelulusan Sekolah Dasar,orang tua-ku langsung mencari dan memilih sekolah mana yang akan aku singgahi selanjutnya, saat itu juga aku mendapatkan beberapa pilihan pondok pesantren pilihan orang tua-ku diantaranya : ponpes modern attaqwa (bekasi), ponpes lirboyo (jawa timur) dan ponpes modern gontor (ngawi, jawa timur). Dan akhirnya aku memilih di Pondok Pesantren Modern Daarussalam Gontor Putri 2, aku dan kedua orang tuaku memilih untuk menaiki bus jurusan jawa timur. sesampai disana aku langsung didaftarkan oleh kedua orang tua-ku dan sehari setelah pendaftaran aku langsung mengikuti beberapa tes seleksi selama 1 minggu, diantaranya : ujian al-qur’an (tajwid dan terjemah), ujian lisan (bercakap dengan Bahasa arab) dan ujian tulis (materi-materi umum). Kedua orang tua-ku pun langsung meninggalkanku sendiri disini walau dengan berat hati aku melepaskan mereka. Dan disaat tes seleksi berlangsung aku sudah langsung mengikuti rutinitas yang sudah ada seperti shalat berjamaah, mengaji dalam lingkaran dan belajar malam. dan disaat waktu yang sudah ditunggu-tunggu aku langsung melihat papan pengumuman, dan anda tahu hasilnya apa?.. jaza kumullah khoiran katsiron ya robbi, Alhamdulillah saya keterima di gontor puteri 2, ini adalah anugerah yang luar biasa dan aku hampir tak percaya! Terimakasih ya alloh.
 Awal mula dan untuk pertama kalinya aku ditinggalkan orang tua sendiri dan sejauh itu, rasanya sulit bagiku untuk tidak meneteskan air mata ketika shalat magrib berjamaah berlangsung.
Aku benar-benar menemukan kehidupan yang baru dalam hidupku, aku bertemu dengan teman baru dan kakak kelas baru dari berbagai suku dan bangsa dan aku juga diajarkan untuk tidak membeda-bedakan kasta, suku, aliran. Seperti Motto yang tertera di depan lapangan setelah gerbang Pondok Pesantren Modern Daarussalam Gontor Putri 2, mottonya adalah : “berdiri diatas dan untuk semua golongan”. Yang berarti kita tetap satu walau berbeda golongan, kasta dan suku. Dan disana aku juga belajar untuk bisa memahami dalam menghadapi orang yang memiliki watak yang berbeda.
1 bulan berlalu aku sudah bisa beradaptasi dengan teman sebaya dan kakak kelas lainnya. Aku dan kedua orang tua-ku sering bergantian menelpon untuk menanyakan kabar dan perkembangan aku.
Seiring berjalanya waktu aku menemukan sahabat baik namanya Salsabila nur fidayanti, kami selalu bersama walau terkadang slek dan hingga sekarang kami masih berkontak via facebook,via chat dan via sms. fasilitas di ponpes ini sangat memadai, lengkap dan bersih terjaga. Seperti: mushola, kelas, rayon atau kamar-kamar, dapur, ruangan bapenta, lapangan, wartel, kantin, mini market,toko buku dan ruangan penerima telepon sangatlah bersih terawat karena sudah ada jadwal piket di setiap harinya akan tetapi kamar mandi, tempat menyuci baju dan jemuran tidaklah mudah untuk menjaga kebersihanya dikarenakan tempat itu dipakai setiap saat walau di bersihkan setiap hari.
Di ponpes ini pula aku dan teman-teman benar-benar digembleng dan di ajarkan untuk tetap berdisiplin. Dan pada suatu hari aku pernah mendapat sanksi karena telat datang ke mushola dan akhirnya aku di jemur di depan mushola diatas bangku dan didepanku terdapat papan tulis kecil / tulisan tanda hukuman.
 Setelah beberapa bulan aku memutuskan untuk pindah sekolah walaupun sedikit menyesal tetapi keputusan-ku sudah bulat untuk pindah sekolah.
 dan akhirnya aku pindah sekolah ke Pondok Pesantren Modern Daarul Muttaqien 1 (cadas sepatan, Tangerang) sebelum aku masuk menjadi siswi disana saya memiliki beberapa kenalan dan akhirnya aku diterima dan aku memulai hidup baru, dan pada saat itu pula aku langsung dikerubungi oleh rata-rata teman satu periode dan kakak kelas dan seketika itu saya pun langsung memiliki banyak kenalan. Seminggu setelah itu di pondok pesantren ini mengadakan beberapa perlombaan dan penssi dan saya pun ikut berpartisipasi didalamnya. Perlombaan fashion show, marawis ,nasyid dan miss DM pun menjadi ajang terfavorit untuk kami. Setelah seminggu acara penssi berahir kami pun menjalani hari-hari belajar seperti sediakala dari pagi hingga malam.
Tepat pukul 04.00 wib : shalat tahajud bersama di mushola dan tadarusan
                    05.00 wib : shalat subuh berjamaah di mushola
                    05.20 wib : khursus subuh mengkaji kitab bersama guru di ruang kelas
        06.00 wib : waktu sarapan, mandi, piket dan semua persiapan untuk belajar
                            percakapan Dan kosakata dalam Bahasa inggris dan Bahasa arab.
        07.00 wib : awal jam belajar mengajar di dalam kelas.
        10.00 wib s/d 10.30 : jam istirahat.
        12.45 wib : usai belajar
        13.00 wib : shalat dzuhur berjamaah  dan tadarusan di mushola
        13.30 wib : waktu bersantai, makan siang dan tidur siang.
        15.30 wib : shalat ashar berjamaah di mushola dan langsung kekelas masing-masing
                            Untuk khursus sore.
        16.30 wib : makan malam,  waktu bersantai dan piket pondok
        17.00 wib : tadarusan di mushola untuk menunggu waktu magrib.
                    18.00 wib : shalat magrib berjamaah dan tadarusan
        19.00 wib : shalat isya berjamaah
        20.00 s/d 22.00 wib : belajar malam.
        23.00 wib : tidur malam.
Diatas ini adalah jadwal kegiatan rutinitas sehari-hari di PONPES DAARUL MUTTAQIEN 1, akan tetapi berbeda dengan malam minggu s/d malam senin, jika hari-hari normal di isi dengan belajar malam akan tetapi di malam minggu di isi dengan muhadhoroh atau pidato yang di gabung dari kelas satu (1Mts) hingga kelas lima (2MA) dan diacara ini kami tidak sekedar belajar pidato tapi kami berlatih menjadi mc, menjadi pembaca intisari dan pengisi waktu intermezzo. Memang Diacara ini sekilas terlihat membosankan akan tetapi kami bisa mendapat ilmu, kekompakan dan beberapa keseruan di dalamnya.
Dan bel pun berbunyi..teeeeeeeet….
Kami pun bergegas kekamar masing-masing unuk mengganti pakaian tidur. Di dalam Dua minggu sekali kami menikmati malam minggu dengan menonton tv hingga jam 11 malam di temani dengan beragam jajanan.
minggu pagi, kami mengisi pagi ini dengan senam dan beragam olahraga. Setelah itu waktunya kami makan pagi dan bersantai di lapangan untuk ngumpul-ngumpul sambil menonton tv. Dan bel jam 7 pun berbunyi Teeeeeeetttt……..
Kami pun bergegas untuk piket pondok, setelah semuanya sudah bersih, kami pun memiliki waktu santai panjang dan dapat berjumpa dengan orang tua atau keluarga kami di hari ini, karena hari minggu adalah hari terfavorit buat kami. Ketika bel jam 5 sore berbunyi..itu symbol untuk waktu wali santri atau tamu sudah berakhir dikarenakan waktu santri mulai beraktifitas kembali.
Pukul 18.00 wib semua santri sudah harus berada di mushola untuk sholat berjamaah dan barzanji atau biasa di sebut rawi’.
Saat aku duduk di kelas 1 Mts, terdapat pelajaran biologi yang menganjurkan kami untuk study tour ke kebun raya bogor di sana terdapat museum zoology dan tugas kami harus meceritakan apa saja ilmu yang kami serap bersama dokumentasinya. Aku menyukai tugas yang aku dapatkan karena aku menyukai hal hal yang berbau museum.

Dua tahun pun berlalu, hingga di bangku 3 Mts..
Pagi-pagi sekali Aku dan teman-teman se-angkatan bersiap-siap untuk bergegas naik ke dalam bus pariwisata dalam rangka study tour, sesampainya kami di tempat tujuan, kami langsung memasuki beberapa museum dan diantaranya museum iptek disana aku menjadi tahu struktur aliran listrik beserta media-medianya. Siang harinya kami langsung melesat ke kota bogor untuk berwisata ke twm / taman wisata matahari, pada saat itu twm belum seindah seperti sekarang dan berbeda dengan sekarang yang nuansanya telah diperbarui. Banyak wahana yang disediakan disana seperti: bumper boat, flying fox, arum jeram, kereta listrik, bola gelo dan masih banyak lagi. Disana pulan terdapat jajanan khas oleh-oleh, jajanan tradisional dan cindera mata.
Detik-detik menjelang masa Ujian Nasional…
Satu bulan sebelum Ujian nasional tiba aku benar-benar digembleng oleh kedua orang tua-ku agar mendapatkan hasil yang baik dan lulus dari Ujian nasional tersebut sampai-sampai kedua orang tua-ku menjenguk aku hingga 1 minggu sekali untuk mengajari-ku dan tidak diperbolehkan memegang handphone itu termasuk metode di dalam aturannya dan para jajaran guru juga tidak kalah menggembleng kami siswa/i Mts kelas 3 untuk tetap bersemangat dan sungguh-sunggguh untuk melewati UN kami, tidak sampai disitu, kami pun harus menjaga moral dan  mempersiapkan diri untuk ujian pondok seperti ujian lisan dan tulis setelah Ujian nasional berakhir..ini adalah momen-momen dimana otak harus benar-benar diputar segesit mungkin dan di ponpes kami pun memiliki tradisi di setiap momen penting seperti ujian nasional yang akan datang ini, biasanya kami mengaji surat yassin dan tahajud bersama untuk pengantar doa kelancaran ujian nasional. Seperti kata pepatah “ usaha tanpa berdoa itu sombong, berdoa tanpa usaha itu bohong ”.
           
Setelah semua berjalan dengan baik, finally… kami semua mendapatkan nilai yang lumayan baik dan semuanya lulus Ujian nasional, hurray !!. Sehari setelah ujian nasional berlalu kami pun harus menyiapkan diri untuk ujian pondok (ujian lisan dan ujian tulis). Dan Alhamdulillah akhirnya kami pun dapat melaluinya dengan baik.

5. periode Madrasah Aliyah
1 tahun berlalu…
Di masa-masa ini aku mulai mencari jati diriku, aku mulai merasakan jenuh akan keaadaan yang ada dan aku mencoba mencari udara segar di luar ponpes untuk sedikit menenangkan fikiran masalah-masalah yang aku hadapi dan me-refresh otak untuk persiapan ujian uas nanti. Dan di masa ini pula aku menemukan teman akrab nan asyik yang benar-benar telah masuk ke zona nyaman-ku hingga kini, awalnya aku hanya penasaran pada seseorang teman tapi pada akhirnya aku dan dia menjadi teman dekat dan aku juga dekat dengan teman dekatnya begitu pula sebaliknya. Hingga akhirnya kami menjadi 7 orang di dalam pertemanan yang akrab.
            Roda kehidupan selalu berputar hingga akhirnya aku duduk di kelas akhir yaitu :
 kelas 3 MA. Disinalah aku benar-benar merasa sudah sangat besar dan mendapatkan jati diri yang mampu bertahan hingga -6 tahun lamanya. Disini aku memasuki dunia organisasi dan aku mendapatkan kedudukan di bagian visitor departement dan bagian informasi yang di tahun sebelumnya (2 MA) aku memasuki organisasi di bagian perpustakaan.
Aku sangat menikmati momen ini karena di kelas akhir ini adalah surganya para santri dan hal itu bukan sekedar isu belaka, aku sungguh merasakan indahnya momen-momen ini, terlebih lagi aku menduduki bagian visitor department, kelebihan dari bagian ini bisa keluar ponpes kapan pun yang aku inginkan terutama jika ada kebutuhan di dalam organisasi yang mendesak.. aku mengambil kesempatan ini untuk mengendurkan syaraf dan otot-otot otak agar bisa beraktifitas dengan fit dan menghilangkan rasa rinduku terhadap rumah dan kedua orang tua-ku tapi itu hanya sesekali aku lakukan karena aku tahu masa-masa ini sangatlah indah tetapi aku harus serius untuk memfokuskan diri dalam pelajaran dan organisasi. Ketika itu kami (aku dan teman-teman se-periodeku) mengikuti PKL yang sudah menjadi kewajiban di kelas akhir (3MA) ini, PKL disini agak sedikit berbeda dengan sekolah lain, arti dari PKL disini adalah study banding dan kami langsung meluncur ke salahsatu ponpes modern di Madura-jawa timur untuk acara study banding dan silaturrahim, selanjutnya kami langsung bergegas ke ponpes lainnya yang masih di daerah yang sama dan untuk tujuan yang sama, kami sempat bermalam di dalam bus untuk perjalanan selanjutnya, keesokan harinya… aku dan teman-temanku langsung bergegas untuk ziarah di tanah Madura ini setelah shalat subuh. Setelah semua santri telah berkumpul di bus, kami pun langsung melesat untuk tujuan selanjutnya, di setiap perjalanan kami sangat menikmatinya sambil bergurau dan riang melantunkan beberapa lagu yang juga di stelkan oleh pak supir. Sesampai di kediaman kampung halaman pak kyai, kami singgah dan beristirahat satu malam disana. Aku menikmati nuansa perdesaan disini, disini amatlah sejuk yang jarang bisa aku dapatkan ketika di Tangerang / Jakarta. Selanjutnya kami menjalankan misi kami yakni ke ponpes perut bumi, disana hanya ada beberapa santriwan dan tidak ada santriwati. Awal aku memasuki pondok ini.. aku terkejut melihatnya, ini sungguh luar biasa.. mataku hampir tak berkedip untuk menikmati pemandangan ini, tempat ini amatlah unik dan keren sekali. Disana kami mendapatkan dokumentasi, himbauan dan juga berdoa bersama.


Keesokan harinya….
Aku dan teman-temanku langsung bergegas menaiki bus dan melesat ke pondok pesantren lirboyo, disana kami di perlakukan istimewa dan semua orang yang kami temui disana amatlah ramah. dan maksud kedatangan kami kesini untuk study banding, bersilaturahmi dan ingin mengetahui sejarah di ponpes lirboyo ini. Malamnya kami sudah berada di Daerah Istimewa Yogyakarta dan kami pun langsung berpencar untuk mencari tujuan kami masing-masing diantaranya ada yang langsung mencari kuliner, ke mall, ke malioboro dan ke alun-alun yogya, di alun-alun yogya terdapat 2 pohon beringin yang konon katanya jika ada sepasang wanita dan lelaki yang dapat melewati kedua pohon itu kemungkinan mereka berjodoh, wallohua’lam.
Aku dan teman-temanku sedang asyik melihat-lihat keadaan sekitar dan sibuk menawar beberapa jualan yang berada disekitar kami. Setelah semuanya sudah puas berbelanja, melancong dan kuliner, kami pun langsung memasuki bus dan kami menuju ke hotel sekitar. Sesampainya disana kami langsung membawa semua koper dan barang-barang kami kedalam hotel dan langsung aku merobohkan diri ke atas Kasur untuk menghilangkan rasa letih, di dalam satu kamar ada beberapa orang dan aku bersama teman-temanku. Kebiasaan kami adalah bergurau,menonton tv dengan volume besar, berisik, makan banyak dan perebutan posisi tidur.
Keesokan harinya kami pun harus kembali ke Tangerang.
Selama di perjalanan kami melantunkan beberapa lagu di dalam bus hingga akhirnya kita sampai di Tangerang tepatnya di pondok pesantren modern DAARUL MUTTAQIEN 1.
Sesampai di pondok, kami melakukan aktifitas seperti sediakala. Dengan berjannya waktu Aku dan teman-teman seperiode-ku mendapatkan tugas hafalan surat-surat alqur’an, praktek shalat dan praktek mengajar / disebut amaliyah tutadris. Kami dibagi menjadi kelompok dan aku mendapatkan mengajar di kelas 2 Mts membawa materi English lessons, dan kami diberi waktu untuk menyiapkan materi yang akan disampaikan dan cara mempresentasikannya. Berbagai cara kami lakukan untuk mendapatkan persetujuan dan tanda tangan sang penguji dan kami harus memporsir waktu istirahat pada malam hari untuk belajar mengajar yang sesuai.
Dan ujian mengajar /amaliyah tutadris pun dimulai…jrengg jeng!
Sebelum aku memasuki kelas aku merapihkan penampilanku terlebih dahulu dan menarik nafas, sedangkan didalam sudah ada adik kelas 2 Mts, teman sekelompokku untuk menilai plus-minus cara mengajarku bersama penguji. aku memasuki ruangan saat awal pembukaan aku merasa seperti melayang diudara dan aku merasa ini masih dalam mimpi, aku mencoba untuk fous dan akhirnya aku sudah dalam dunia sadarku, entah sejak kapan keringatku bercucuran dan yang tidak habis fikir aku sama sekali tidak merasa canggung tapi mengapa keringat membasahi keningku..hingga akhirnya aku bisa menyampaikan materi yang telah aku siapkan dan 1 minggu sebelumnya Alhamdulillah. Setelah aku dan temanku diuji mengajar/ amaliyah tutadris tadi kami langsung berkumpul di ruangan untuk pengoreksian
Seperti sebelumnya, saat masa-masa ujian nasional datang, kami pun langsung belajar dan khursus bersama guru-guru yang bersangkutan dan tradisi kami membaca Yassin dan shalat tahajud bersama di mushola untuk meminta kemudahan kepada alloh SWT. Seminggu Setelah ujian nasional terjalani, kami pun menjalankan ujian niha’i / ujian akhir di ponpes dan kami juga membuat karya ilmiyah untuk menambahkan nilai-nilai yang ada dan untuk menjadi kenang-kenangan di ponpes modern Daarul Muttaqien 1.
Tak terasa semuanya sudah terlalui dengan baik. Hingga kami memiliki libur panjang sepanjang masa untuk mempersiapkan diri di acara wisuda dan untuk mencari perguruan tinggi pilihan kami, aku melewati hari-hari liburanku untuk bimbel tes masuk ke salah satu perguruan tinggi.
Seminggu sebelum wisuda aku dan teman-teman seperiodeku sudah balik ke ponpes tercinta, kami di kumpulkan oleh wali kelas kami untuk semua persiapan wisuda dan di ponpes kami tetap mengikuti rutinitas sehari-hari walau sedikit lebih di spesialisasikan.
Hingga hari H pun tiba…
Aku dan teman-teman se-periodeku telah siap-siap  untuk menghadiri acara kami yakni wisuda perdana kami…semuanya Nampak terlihat rapih, indah dengan sejejer senyuman menghiasi pemilik wajah-wajah orang yang ingin di wisudakan. Saat ini aku sadar bahwa aku merasa sangat beruntung telah di masukan oleh kedua orang tua-ku kedalam lingkarang pondok pesantren karena disini aku menemukan awal kehidupan yang nyata, dan disinilah gambaran kehidupan yang akan datang dan insyaallah ini salahsatu pembekalan untuk masa depanku, dan disini juga aku mengetahui kepribadian dan watak beragam orang. Finally, aku telah menjadi wisudawati.. sebelum pulang aku dan kedua orang tuaku bersilaturahim ke rumah pak kyai untuk berpamitan dan meminta doa. Setelah aku dan keluargaku pulang, kami pun langsung merayakan kelulusanku dengan makan besar.
6. periode kuliah
Saat open house di STIKes Banten..
Ini kedua kalinya aku menginjakan kakiku kesini, saat ini aku ditemani oleh teman akrabku deccy, aku dan deccy pun menghadiri acara open house ini, disini aku dan para calon mahasiswa/I beserta walinya di jelaskan secara detail mengenai stikba beserta jurusannya, jadwal masa orientasi, pembayaran dll. Setelah acara berakhir, aku dan deccy menunggu kakakku di depan lobby, tanpa disengaja aku dan deccy bertemu dengan salahsatu teman pondok kami ropiah yang juga menjadi calon mahasiswi sepertiku.
Setelah seminggu menjalani tes tulis dan tes kesehatan, aku membuka internet dan melihat daftar nama peserta yang lolos tes, dan hingga akhirnya aku melihat ada namaku di barisan nama-nama orang yang lolos tes di STIKes Banten - fakultas kesehatan masyarakat.
Dan masa-masa ospek pun tiba…
Pagi-pagi sekali aku mempersiapkan diri memakai seragam putih-hitam untuk hari pertama ospek di STIKes Banten, sesampainya disana aku mendapatkan beberapa lembar ragam aturan dan teman baru, didalam acara ini aku dan teman-temanku juga di ajarkan untuk menjaga kekompakkan dan menjaga kesolidaritasan antara sesama. Inti dari ospek ini adalah kita harus menjaga kedisiplinan, bisa menghargai waktu dan fokus sama pekerjaan yang akan kita hadapi.
Awal September 2013 adalah awal kehidupan baruku dan awal menginjakan kakiku di STIKes Banten dengan status baruku sebagai mahasiswi. Aku dapat mengikuti beberapa mata kuliah mengenai kesehatan yang sangat berbeda dari pengalamanku sebelumnya. aku sangat senang bisa memiki teman baru dari asal dan karakter berbeda.
Satu bulan kuliah aku masih pp karena keinginan orang tua, karena lelah aku bersikeras untuk ngekost di kos-kosan sekitar kampus, hingga akhirnya orang tuaku pun mengizinkanya. letak kosanku tidaklah jauh dari stasiun rawa buntu, stasiun rawa buntu tepatnya di bawah jembatan dan kurang strategis walaupun begitu lingkungan di dalamnya sangatlah terawat dan toiletnya pun tak kah bersihnya.
Tak terasa Sudah 1 tahun lebih menjadi mahasiswi, aku sangat menikmati semua hal yang kulalui, bergurau bersama teman akrab menjadikan hari-hariku semakin bewarna.
Saat ini aku duduk di semester 3, disaat ini pula aku harus memfokuskan diri untuk belajar tidak bermain-main karena saat-saat inilah aku harus memiliki bekal untuk terjun kedunia praktek atau kerja nanti dan aku harus berguna bagi masyarakat untuk kedepannya.
Semakin meningkatnya semester semakin pula mata kuliahnya menjuru tentang kesehatan, dari yang awalnya aku awam tentang kesehatan hingga aku mengetahui seberapa penting dan mahalnya arti kesehatan itu. Berbicara tentang kesehatan aku jadi ingin membahas kesehatan lingkungan disekitarku.
Balik ke topik awal…
Menurut sebagian orang buang sampah pada tempatnya itu bukanlah hal yang sulit, tetapi mengapa besar masyarakat Indonesia sangat sulit membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya, begitu pula warga-warga disekitar rumahku. Menurutku lingkungan disekitar rumahku belum termasuk tahap lingkungan yang sehat karena masih ada sampah berserakan di sepanjang jalan padahal di lingkungan rumahku telah di sediakan tempat sampah di berbagai tempat dan mereka juga sudah tau dampak akibat dari membuang sampah sembarangan bisa menyebabkan kebanjiran dan sarang nyamuk dan beragam penyakit lainnya.
Jika membahas tentang air, Alhamdulillah perairan di rumahku sangatlah baik dan memenuhi syarat: tidak bewarna, tidak berbau dan tidak berasa.